Tanya Larasati: Mompreneur Sukses yang Berawal dari Bisnis Kartu Ucapan

111

Berperan sebagai ibu rumah tangga memiliki peran cukup berat dalam mengasuh anak sekaligus mengelola rumah. Ditambah pekerjaan rutin untuk memperoleh pendapatan, tentu akan membuat seorang ibu menjadi sosok yang super sibuk.

Baca juga: Journey Tiara Adikusumah, Dari Karyawan Jadi Pemilik Perusahaan

Namun hal ini dijalankan tanpa beban oleh Tanya Larasati, pendiri Pop! Your Heart, merek terkenal kartu ucapan dan suvenir pernikahan. Hingga saat ini Anya, panggilan Tanya, terus berupaya untuk menyeimbangkan waktu antara pekerjaan serta mengurus anak dan keluarga. Anya mengakui, setiap harinya selalu ada saja permasalahan baru yang membuatnya terus belajar.

“Agar semua berjalan dengan lancar, aku selalu menuliskannya dalam time table, sehingga semuanya terorganisir,” ujarnya seperti dikutip dari blog.benscrub.com.

Berawal dari hobi

Anya terjun berbisnis berbasiskan hobinya, yaitu membuat kartu ucapan. Dia membuat kartu ucapan unik yang customized, berdasarkan pesanan pelanggan. Kartu buatan Anya ini dibentuk dengan teknik pop up sehingga berwujud tiga dimensi. Hobi ini ditekuninya sejak masih kuliah di desain komunikasi visual Universitas Bina Nusantara.

“Aku dari dulu memang ingin punya bisnis sendiri dan dimulai dari hobi yaitu membuat kartu ucapan dan kerajinan tangan,” imbuhnya seperti ditulis lifepal.co.id. Beraneka produk mulai dari kartu, undangan, frame, mahar, hingga pop box lahir dari tangan kreatifnya.

Ia memilih Instagram sebagai media promosi produk kartu ucapan ini dan mendapat respon positif karena banyaknya pesanan, termasuk dari artis ternama seperti Raisa Adriana, Arie Untung, dan Risty Tagor.

Anya mulai kewalahan mengerjakan orderan yang kian banyak. Karena itu dia mengajak Maria Juliana, teman semasa kuliah di jurusan desain komunikasi visual Universitas Bina Nusantara. Bahu membahu, mereka mengembangkan bisnis ini.

Jangan ketinggalan tips dan inspirasi bisnis, finansial, serta investasi dari Satu Tumbuh Seribu

    Ketika mulai menggeluti bisnis tersebut, Anya dan Maria masih menggarapnya sebagai pekerjaan sampingan. Keduanya masih tercatat sebagai pegawai swasta. Karena pesanan terus mengalir, mereka akhirnya memutuskan untuk terjun penuh menekuni bisnis kartu ucapan.

    Menurut Anya, dibutuhkan keberanian untuk meninggalkan zona nyaman yaitu dari pegawai dan pindah kuadran menjadi pengusaha dengan mengandalkan hobi mereka sebagai sumber utama nafkah. Anya memegang prinsip: berusaha menjadi spesialis dalam bidang yang ditekuni. Hal itu hanya bisa dilakukan dengan mencurahkan total pikiran dan waktunya untuk bisnis tersebut.

    Baca juga: Resep Bisnis Sukses Ala PVRA

    Jeli melihat celah peluang

    Mereka melihat pasar kartu ucapan yang lesu akibat beralihnya pengiriman ucapan selamat lewat aplikasi digital di telpon genggam sebagai peluang. Berbeda dengan mayoritas kartu ucapan selamat lain, karya Anya dan Maria dikemas dengan bentuk pop up (timbul) dan lebih personal.

    Ciri khusus karya Anya dan Maria adalah detail dari seluruh desain dan bermain dengan desain berlapis untuk mendapatkan hasil tiga dimensi yang maksimal. Kartu ucapan karya mereka juga menggunakan foto-foto asli dari pemesannya.

    Produk yang dihasilkan POP! Your Heart pun mulai berkembang tidak sekadar kartu ucapan. Mereka juga membuat seserahan atau mahar perkawinan dengan desain ala POP! Your Heart yang mengandalkan detail dan layer.

    Membawa anak ke tempat kerja

    Banyak wanita karier yang memilih berhenti bekerja dengan alasan ingin fokus membesarkan anak-anaknya yang masih berusia balita. Pekerjaan seakan menjadi penghalang kedekatan ibu dengan anak-anaknya.

    Anya pun memutuskan membawa sang buah hati ke tempat kerjanya. Sambil bekerja ia bisa tetap dekat dengan anaknya. Ia pun membuat ruangan khusus untuk anaknya agar betah selama berada di kantor.

    Baginya, keluarga bukanlah alasan untuk berhenti mengejar mimpi. Posisinya sebagai pemilik usaha memungkinkannya mengatur waktu antara bisnis dan keluarga. Anya memilih untuk mengasuh anaknya sendiri tanpa bantuan baby sitter karena baginya menjadi orang tua merupakan karunia terbesar dalam hidupnya.

    Anya ingin anak-anaknya memiliki memori masa kecil bersama dirinya dan suami. Anya sendiri tumbuh besar bersama pengasuh lantaran ibunya harus bekerja.

    Sang suami sangat mendukung keputusannya. Sejak awal menikah, rupanya Tanya sudah mengungkapkan keinginannya agar sang suami terlibat langsung dalam mengurus anak-anak mereka. Ia ingin anak-anaknya nanti tidak tumbuh besar seperti dirinya yang tak punya sosok seorang ayah. Ayahnya berpulang sejak dia masih berusia 2 tahun.

    Baca juga: SukkhaCitta Ala Denica Flesch

    Merintis buku edukasi anak

    Saat ini bisnis Pop! Your Heart terus berkembang. Belasan pegawai membantunya mengerjakan lebih dari 300 pesanan per bulan dengan omzet lebih dari Rp100 juta per bulan. Anya kini membidik bisnis baju anak sebagai bidang usaha baru yang digarapnya. Selain itu ia juga sedang merintis usaha buku edukasi untuk anak-anak.

     

    Jangan ketinggalan tips dan inspirasi bisnis, finansial, serta investasi dari Satu Tumbuh Seribu